Mata kuliah ini membekali mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan dengan kemampuan menerapkan prinsip dan tahapan metode penelitian ilmiah, mulai dari identifikasi permasalahan penelitian berbasis isu lingkungan (udara, tanah, dan sistem air) melalui pendekatan studi kasus, hingga merancang desain penelitian dan eksperimen yang mengacu pada kaidah metodologi kuantitatif dan kualitatif sebagaimana dibahas secara menyeluruh dalam Research Methodology: Methods and Techniques (Kothari) dan Design and Analysis of Experiments (Montgomery), serta diperkaya perspektif kontekstual keteknikan sipil melalui Dasar dan Metode Penelitian: Teknik Sipil (Muntohar). Melalui karakter pembelajaran case intensive, mahasiswa dilatih menyusun kerangka teori, merumuskan hipotesis, serta menyusun proposal penelitian tertulis sesuai kaidah ilmiah dan etika akademik, sekaligus mengomunikasikan rancangan penelitiannya secara lisan dengan menjunjung profesionalisme dan komunikasi ilmiah. Kompetensi yang dibangun pada mata kuliah ini menjadi landasan metodologis yang esensial bagi penyusunan tugas akhir maupun kegiatan riset dan pengembangan di dunia kerja keteknikan lingkungan.

Mata kuliah ini membahas prinsip dan penerapan pemodelan matematis untuk memahami perilaku pencemar (fate and transport) pada media lingkungan, khususnya sistem air, serta keterkaitannya dengan isu udara, tanah, dan dampak kesehatan lingkungan. Mahasiswa dilatih menerapkan perangkat lunak pemodelan standar industri untuk simulasi kuantitas dan kualitas air serta jaringan distribusi, sebagai dasar untuk menyusun rencana/desain pengelolaan kualitas lingkungan berbasis proyek nyata. Melalui pendekatan case-based dan project-based yang intensif, mahasiswa membangun kemampuan menganalisis keterkaitan isu lingkungan lintas media, menerapkan model kuantitatif menggunakan perangkat lunak profesional, menyusun produk pemodelan sebagai luaran proyek, serta mengomunikasikan hasil dan rekomendasi teknis secara sistematis dan argumentatif.

Mata kuliah ini membahas secara komprehensif isu pencemaran pada sistem sungai dan estuari, mencakup karakterisasi sumber pencemar, parameter kualitas air, dinamika pencemaran laut dan perairan pesisir, toksisitas zat pencemar pada sistem akuatik, serta prinsip dan teknologi remediasinya. Melalui pendekatan Case-Based Method dan Project-Based Learning, mahasiswa dibimbing untuk menganalisis karakteristik dan sumber pencemaran sungai dan estuari berdasarkan data kualitas air aktual, merancang sistem atau strategi pengendalian pencemaran yang sesuai dengan kelayakan teknis dan lingkungan, serta mengomunikasikan hasil analisis dan rancangan tersebut secara sistematis dalam bentuk laporan tertulis dan presentasi lisan yang berorientasi solusi rekayasa.

Mata kuliah Manajemen Lingkungan meliputi : Isu lingkungan, berbagai peraturan lingkungan hidup, Sistem Manajemen Lingkungan Menurut ISO 14000 (Pengenalan, Aplikasi, dan Sertifikasi ISO 14000), Audit Lingkungan, Dokumen Lingkungan lainnya.

Mata kuliah Bahasa Indonesia ini berisi materi Kedudukan dan Fungsi Bahasa, Ranah Bahasa Ragam Ilmiah,   Ejaan dan Istilah Bahasa Indonesia, Kata, Frasa, Klausa, Diksi , Struktur Kalimat Efektif, Paragraf dan Logika Bahasa , Cara Mengutip yang Benar,  Aplikasi Mendeley, berfikir kritis, Presentasi efektif